Monday, January 1, 2018

Pencarian dan Pengurutan Data

• Logika pencarian data dengan algoritma pencarian linier

Algoritma pencarian yang paling sederhana, yaitu metode pencarian linier (pencarian lurus). Nama lain algoritma linier adalah algoritma pencarian beruntun (sequential search). Pada dasarnya, algoritma pencarian linier adalah proses membandingkan setiap elemen array satu persatu secara beruntun, mulai dari elemen pertama sampai elemen yang dicari ditemukan atau seluruh elemen sudah diperiksa.
Misalkan, pada sebuah kasus anda ingin menelepon teman, tapi kebetulan lupa dengan nomor teleponnya. Maka anda pasti membuka buku telepon untuk mencari nomor telepon yang anda inginkan tersebut. Di sis lain, buku telepon anda tidak urut sama sekali, baik dari segi nama yang sesuai urutan huruf abjad, maupun dari nomor telepon. Berarti anda harus mencari satu persatu, halaman demi halaman nomor telepon tersebut sampai akhirnya ditemukan nomor telepon tersebut. Begitulah kira-kita algoritma pencarian linier.
Algoritma pencarian yang paling sederhana adalah metode pencarian linier. Seperti yang
dibahas pada kegiatan sebelumnya, kita akan melakukan pencarian pada sebuah array yang
sudah terdefinisi elemen-elemennya, dan x adalah elemen yang bertipe sama dengan elemen
array A carilah x di dalam array A.

• Logika pengurutan data dengan algoritma bubble sort

Definisi
—Sorting merupakan suatu proses untuk menyusun kembali humpunan obyek menggunakan aturan tertentu. Sorting disebut juga sebagai suatu algoritma untuk meletakkan kumpulan elemen data kedalam urutan tertentu berdasarkan satu atau beberapa kunci dalam tiap-tiap elemen. —Pengurutan data dalam struktur data sangat penting untuk data yang bertipe data numerik ataupun karakter. 
Dalam arti bahasa sorting adalah penyortiran atau memilih-milih. Pada struktur data Sorting adalah sebuahmetode untuk pengurutan data, misalnya dari data yang terbesar ke data yang terkecil. Dengan cara program yang dibuat harus dapat membandingkan antar data yang di inputkan.
Artinya jika ada deretan data, maka data yang pertama akan membandingkan dengan data yang kedua. Jika data yang pertama lebih besar dari pada data yang kedua maka data yang pertama akan bertukar posisi dengan data yang kedua, begitu seterusnya sampai benar-benar data terurut dari yang terbesar hingga yang terkecil.
Metode sorting sangat banyak dan berkembang ada Bubble sort, Selection Sort, Insertion sort, Merge sort, Quick sort. Metode-metode ini menggunakan caranya sendiri untuk membandingkan, memeriksa dan menukar posisi data. Namun tidak semua metode sorting ini efektif. Karena metode sorting yang paling efektif adalah ketika metode tersebut dapat melakukan pengurutan data dengan cepat dan tidak memerlukan banyak memori.
Contoh:
Data Acak     : 5 6 8 1 3 25 10
Ascending     : 1 3 5 6 8 10 25
Descending   : 25 10 8 6 5 3 1
DEKLARASI ARRAY UNTUK SORTING
Deklarasikan  :
int data[100];
int n;
//untuk jumlah data
Fungsi untuk Tukar 2 Buah Data :
void tukar(int *a,int *b)
{
int t=*a;
*a=*b;
*b=t;

}

No comments:

Post a Comment

Mengatur Cahaya pada gambar

Langkah-langkah membuat  foto gelap menjadi terang di photoshop 1.        Aktifkan atau buka photoshop cs2 boleh cs3 cs4 atau cs5 cs 7.0 ...